Page 49 - Cerita Darman dan Darmin
P. 49
Akhirnya, Darman dimandikan oleh adik-
adiknya. Rambutnya yang panjang dan tidak pernah
disisir dipotong pendek oleh Amini. Demikian pula
pakaiannya yang kotor diganti dengan yang bersih.
Dia diberi makanan yang bergizi dan buah-buahan.
Setelah mendapat perawatan beberapa hari di
rumah nenek, keadaan Darman berangsur-angsur
mulai membaik dan tenang. Darmin dan Amini
sangat mengasihi kakaknya. Meskipun kakaknya
dalam keadaan tidak normal pikirannya, mereka
tetap memperlakukan kakaknya seperti orang
normal. Bahkan, Amini sering mengajak kakaknya
mengobrol agar ingatannya cepat pulih. Namun,
Amini merasa heran melihat reaksi Darman kalau
dia bercerita tentang ayahnya. Darman kelihatan
gelisah dan langsung menangis.
Suatu hari, Amini menceritakan semua kejadian
itu kepada nenek angkatnya. Nenek menyarankan
agar Darman dipertemukan dengan ayahnya. Nenek
42

