Page 46 - Cerita Darman dan Darmin
P. 46

“Abang!” teriak Darmin menghampiri kakaknya.

            Namun,  Darman  bukannya  senang  bertemu

            adiknya.  Ia  justru  berlari.  Darmin  mengejarnya,

            tetapi  langkah  kaki Darman  lebih  cepat  daripada

            adiknya.  Darmin  meminta  bantuan  pegawainya

            untuk  menangkap  kakaknya.  Darman  bertambah

            beringas  mengetahui  banyak  orang  yang  akan

            menangkapnya.  Dia  mengambil  kayu  hendak

            memukul orang yang berada di dekatnya.

                 “Tangkap  dia  jangan  sampai  lepas!”  seru

            Darmin.  Dia  membujuk  Darman  dengan  berbagai

            cara,  tetapi  hasilnya  sia-sia.  Tiba-tiba,  Darmin

            terkejut  melihat  kakaknya  terjatuh  dan  tidak

            sadarkan  diri.  Ternyata  Darman  menabrak

            sebuah pohon ketika sedang dikejar-kejar. Darmin

            membawa  kakaknya  ke rumah  nenek  angkatnya

            untuk  diobati.  Darman  terpaksa  mengikat  kaki

            Darman agar tidak kabur. Meskipun tidak tega, dia

            harus melakukannya.




                                        39
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51