Page 52 - Cerita Darman dan Darmin
P. 52

“Bang Emed, tolong pegang Bang Darman. Saya

            mau ketemu Babe,” kata Darmin.

                 “Memangnya  ada  apa  dengan  Bang  Darman,

            Bang?” tanya Emed heran.

                 “Nanti juga kamu tahu sendiri. Sekarang kamu

            jaga saja Bang Darman.”

                 Darmin  dan  Amini  dibantu  Emed  membawa

            masuk Darman. Dia meronta-ronta minta dilepas,

            tetapi Darmin dan Emed memeganginya kuat sekali.

            Setelah Amini mengelus-elus punggungnya, Darman

            mulai tenang lagi.

                 Darmin  masuk  ke dalam  rumah.  Dia   melihat

            kamar yang biasa Babe tempati.

                 “Assalamualaikum,”  sapa  Darmin  memberi

            salam.

                 “Wa  alaikum  salam,”  jawab  Pak Salim  sambil

            terengah-engah mengatur napas.










                                        45
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57