Page 45 - Cerita Darman dan Darmin
P. 45
Darmin yang sedang berada di atas pohon
melihat seorang lelaki berjalan menuju ke arah
mereka. Sekilas Darmin melihat lelaki itu sangat
mirip dengan abangnya, tetapi dia tidak yakin.
Lelaki itu berdiri di hadapan Amini dan nenek
angkatnya. Dia menatap keduanya dengan tatapan
mata tajam. Amini lari ketakutan, sedangkan nenek
angkatnya tetap berada di tempatnya.
“Kamu mau makan?” tanya nenek menawarkan
makanan kepada lelaki itu.
Dia hanya diam, tetapi matanya menatap
nenek berharap diberi makanan. Nenek memberikan
lontong dan bakwan yang dibawanya dari rumah.
Lelaki itu makan lontong dengan lahapnya.
Darmin yang sejak tadi mengawasi gerak-gerik
lelaki itu dari atas pohon, tergerak hatinya untuk
turun. Matanya terus memandangi pria tersebut
seraya memastikan apakah dia mengenalinya.
38

