Page 52 - Sulbar-Vova Sanggayu
P. 52

Sesampai  di  rumah,  Cicci  Hadra  mengingat-ingat
            di mana obat luka itu disimpannya. Gadis itu membuka

            laci demi laci rak yang ada di rumahnya. Ternyata, ia

            menyimpan obat luka itu dalam plastik berbungkus

            kertas  pada  salah  satu  laci  raknya.  Cicci  segera
            mengantarkannya  ke  rumah  Amboq  dan  menjelaskan

            cara pemakaiannya. Luar biasa, beberapa hari kemudian

            luka di betis Amboq mulai kering. Lelaki itu pun sudah

            dapat berdiri dan berjalan seperti biasa.



                                         * * *



                Di  suatu  pagi,  matahari  baru  menampakkan
            sinarnya, burung-burung pun berkicau bernyanyi riang.

            Ijo mendatangi rumah Amboq dan mengajaknya untuk

            berkunjung ke pantai. Amboq setuju, istrinya dan Becce

            Segang juga turut serta. Hampir semua warga Tanjung
            Babia datang ke pantai hari itu, termasuk Cicci Hadra

            dan  sepupunya,  Bu  Jirana  dan  anaknya  Husna,  Pak

            Sarmang dan Pak Sa’ding tidak ketinggalan.








                                                                      43
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57