Page 56 - Sulbar-Vova Sanggayu
P. 56

tempat  kita  lahir  dan  tumbuh  besar,  memberi  kita
            beragam kehidupan. Namun, sebagai penghuninya, kita

            patut menjaga apa yang ada di dalamnya, termasuk

            menjaga pantainya. Bapak, Ibu, Saudara, dan Adik-

            adik  tahu  bahwasanya  Nenek  Tupu  telah  menanam
            pohon bakau beberapa waktu lalu. Dan karena sesuatu

            hal, bakau-bakau itu ditebang. Tak disangka, bakau itu

            tumbuh  kembali...  menjulang  tinggi,  seakan  menjaga

            pantai dan segala yang ada di sini. Sekarang, disaksikan
            raja siang dan awan yang lalu lalang, bagaimana kalau

            daerah  sekitar  pantai  ini  kita  namakan  dengan  nama

            Pasangkayu?” Ijo berkata penuh semangat.

                “Maksudnya?” Husna dan Cicci Hadra serentak
            bertanya.

                “Pasangkayu berasal dari kata vova sanggayu, yang

            berarti pohon yang bisa tumbuh sendiri. Sebelum Nenek

            Tupu menghembuskan napas terakhirnya dulu, beliau
            mengatakannya kepada saya.”

                Orang-orang  yang  hadir  terharu  mendengar  apa

            yang  diucapkan  Ijo.  Mereka  setuju  dengan  nama







                                                                      47
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61