Page 15 - Sulbar-Vova Sanggayu
P. 15

dan kembali pulang dengan selamat.” Pokki bergumam
            dalam hati.

                Hari  berganti,  musim  pun  berlalu.  Sembilan  belas

            tahun  umur  Ijo  kini.  Ia  tumbuh  menjadi  seorang

            pemuda  yang  kekar,  gagah,  dan  berani.  Melihat
            keadaan  nenek  yang  dicintainya  makin  renta,  tak

            mungkin lagi berkebun hari ke hari, Ijo  berniat untuk

            melaut bersama pendatang dari selatan. Selain untuk

            mendapatkan uang, Ijo ingin tahu bagaimana rasanya
            hidup di atas perahu dan menantang gelombang serta

            besarnya  ombak  di  lautan.  Meski  kadang-kadang

            muncul  dalam  pikirannya  tentang  tetangganya  yang

            silih berganti pergi melaut, dan di antaranya ada yang
            tidak kembali.

                Bukan Ijo namanya kalau ia tidak mencoba sesuatu

            yang baik menurutnya. Hal-hal yang menakutkan tidak

            terlalu dipikirkannya. Keinginannya untuk melaut
            sudah  tidak  terbendung  lagi.  Tekadnya  sudah  bulat,

            ingin mengurangi beban hidup dan membantu neneknya

            yang sepanjang hari bekerja di kebun tanpa kenal lelah

            demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.




            6
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20