Page 12 - Sulbar-Vova Sanggayu
P. 12
“Oh... tak usah! Tak usah dikembalikan, Jirana!
Bukankah kita ini hidup saling membantu. Yang penting
suamimu lekas sembuh. Nenek doakan.” Nenek Tupu
berusaha menghibur dan meyakinkan Jirana sambil
mengambil beras dan memasukkan ke dalam kantong.
“Wah, Nek Tupu baik sekali. Terima kasih... terima
kasih, Nek.”
“Oh iya, sekalian jugalah kamu ambil sayurannya
di sini. Kamu tinggal memetik yang kamu suka,
daun singkong, jantung pisang, pucuk pepaya, atau
bunganya. Silakan!”
3

