Page 43 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 43

Ibunya  sedih  sekaligus  marah  kepada  Koling dan
            Mia Bungsu. Ibunya marah karena anak-anaknya tidak

            mendengarkan nasihat orang tua.

                 “Kalian  sudah  tidak  sayang  kepada  Ibu.  Nasihat
            Ibu tidak kalian dengar. Pesan Ibu tidak kalian taati.

            Berarti, Ibu sudah tidak kalian anggap ada lagi di dunia

            ini,” jelas ibunya kepada Koling dan Mia Bungsu sambil

            tersedu-sedu menangis.

                 “Kami sayang Ibu,” jawab Koling dan Mia Bungsu
            serentak sambil menangis.

                 “Maafkan kami, Bu,” kata mereka lagi.

                 “Ibu  kecewa  dengan  kalian.  Ibu  bekerja  keras  di
            ladang  untuk  menanam  padi dan  sayur-sayuran  agar

            kita bisa makan nasi dengan lauk burung panggang.”

                 “Namun,  apa  balasan  kalian  kepada  Ibu?”  kata

            ibunya sambil terisak-isak menangis.

                 “Kalian tidak berbakti kepada Ibu. Kalian menyakiti
            hati Ibu,” jelas ibunya lagi.

                 “Ibu, kami menyesal,” seru Koling dan Mia Bungsu.

                 “Ibu akan pergi saja dari rumah. Kalian sudah tidak
            sayang lagi kepada Ibu,” kata ibunya.




                                          29
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48