Page 39 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 39

“Ibu tidak perlu makan burung ini,” kata Koling.
                 “Ibu juga pasti mau makan burung ini,” kata Mia

            Bungsu.

                 “Tidak  mungkin  Ibu mau  makan  burung  ini.  Ini
            untuk kita,” jelas Koling.

                 “Mia baru  ingat,  Bang.  Kita  sudah  dipesan  agar

            menunggu  sampai  Ibu  pulang  kalau  mau  memakan

            burung ini,” jelas Mia Bungsu kepada abangnya.

                 “Ah, Abang masih lapar,” jawab Koling.
                 “Jangan,  Bang.  Kita  sudah  melanggar  pesan  Ibu.

            Jangan  habiskan  burung  panggang  ini,” jelas  Mia

            Bungsu kepada abangnya.
                 “Ah!  Diam  kamu,”  tanggap  Koling  dengan

            menghardik Mia Bungsu.

                 “Kasihan Ibu, Bang. Ibu pasti mau juga merasakan

            burung  panggang  ini,”  kata  Mia  Bungsu  sambil

            merengek-rengek kepada abangnya.
                 Mia Bungsu terus merayu dan menasihati abangnya

            agar  tidak  memakan  burung  panggang  jatah  ibunya

            itu.  Namun, nasihat  Mia  Bungsu  tidak  didengar  oleh
            Koling. Dengan lahapnya Koling pun memakan burung




                                          25
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44