Page 15 - Cerita Darman dan Darmin
P. 15

“Sini duduk dekat Babe,” ajak Pak Salim. Mereka

            duduk  bersama  di balai-balai  sambil  menikmati

            hidangan yang tersedia.

                 “Ada apa Babe memanggil kami?” tanya Darmin

            membuka pembicaraan.

                 “Babe sengaja ngumpulin kalian. Ada yang mau

            Babe tanyakan. Sekarang kalian sudah dewasa, apa

            kira-kira rencana kalian ke depannya?” tanya Pak

            Salim.

                 “Sebenarnya  saya  mendapat  tawaran  jadi

            centeng  di  daerah  Tanjung  Priok.  Saya  ingin

            menguasai wilayah-wilayah di sekitar Priok. Hebat

            ‘kan, Be?” jawab Darman dengan penuh semangat.

            Pak  Salim  hanya  tersenyum  mendengar  jawaban

            anak pertamanya.

                 “Kamu,  Darmin.  Apa  rencanamu  ke  depan?”

            tanya Pak Salim kepada anak keduanya.










                                           8
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20