Page 49 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 49

Belajar Berladang




                 Sejak kematian ibunya, Koling dan Mia Bungsu hidup

            berdua di rumah. Koling abangnya Mia Bungsu berubah
            menjadi  seorang  yang  sangat  kasar  dan  pemarah.  Ia

            selalu  ingin  menang  sendiri.  Sifat  rakusnya  menjadi-

            jadi. Bahkan, ia menjadi anak pemalas.

                 Berbeda dengan abangnya, sejak kematian ibunya,
            Mia  Bungsu  menjadi  sangat  mandiri.  Sikap  dan  tutur

            katanya  lemah  lembut.  Ia  sangat  sopan.  Mia  Bungsu

            pun  menjadi  anak  yang  sangat  rajin.  Ia  mau belajar

            untuk hidup mandiri.
                 Mia Bungsu berniat untuk bekerja keras menanam

            padi dan sayur-mayur di ladang. Ia tidak meneruskan

            ladang  yang  telah  dikerjakan  ibunya  karena  jaraknya

            yang jauh dari rumah. Lagi pula, lokasi ladang ibunya
            pun tidak diketahuinya.

                 Suatu hari Mia Bungsu mengunjungi Nek Imok. Ia

            bertanya  kepada  Nek Imok  cara  menanam  padi  dan

            sayur-sayuran di ladang. Oleh Nek Imok, ia pun diajarkan
            cara bertanam yang baik. Nek Imok mengajarkan Mia



                                          35
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54