Page 37 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 37

Si  ibu  mendapatkan  burung  dengan  mudah  di
            ladang.  Ia  hanya  meletakkan  getah  pengan di pohon

            yang sering dihinggapi burung. Dengan cara itu, ia bisa

            sambil menanam di ladang. Hari itu ia pun beruntung
            mendapatkan  tiga  ekor  burung.  Burung-burung  itu  ia

            bawa pulang ke rumah.

                 Ia  memberikan  burung-burung  itu  kepada  kedua

            anaknya.  Sembari  memberikan  burung  kepada  anak-

            anaknya, si ibu pun berpesan, “Burung ini jangan kalian
            makan. Harus menunggu Ibu pulang terlebih dahulu.”

                 “Ya,” jawab mereka serentak.

                 “Ibu akan menginap di ladang lagi untuk menanam
            padi, bayam, dan timun kampung,” jelas ibunya.

                 “Hati-hati ya, Bu,” kata Mia Bungsu.

                 “Ya, jangan nakal. Jangan lupa untuk bersih-bersih

            rumah,” pesan ibunya.

                 “Siap, Bu,” jawab Koling.
                 Siang berganti malam, malam pun berganti siang.

            Tidak terasa sudah sehari semalam si ibu meninggalkan

            Mia  Bungsu  dan  Koling  di  rumah.  Mereka  masih
            menjaga  baik-baik  burung  itu.  Namun,  mereka  pun




                                          23
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42