Page 20 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 20

“Kasihan sekali anak-anakmu yang kelaparan itu,”
            kata si nenek.

                 “Nenek siapa?” tanya si ibu.

                 “Aku Nek Imok,” jawab si nenek.
                 Sang  ibu  dan  Nek Imok pun  berbincang-bincang.

            Nek Imok mendengar keluh kesah dan cerita kesusahan

            ibunya  Koling dan  Mia  Bungsu  yang  sedang  mencari

            makanan.

                 “Maaf ya, Nek, aku permisi karena harus bergegas
            membuka ladang. Kasihan anak-anakku sudah kelaparan

            di rumah,” kata si ibu kepada nenek tua yang bernama

            Nek Imok itu.
                 Setelah  mendengar  kisah ibunya  Koling  dan Mia

            Bungsu ini, Nek Imok menjadi terharu. Ia pun berniat

            membantu. Ia akan membantu dengan cara ajaib yang

            ia ketahui.

                 “Sebentar,  aku  akan  ajarkan  nyanyian  ajaib  yang
            dapat menghasilkan padi dengan cepat,” kata Nek Imok.

                 “Benarkah, apa ada cara cepat menghasilkan padi

            Nek?” tanya sang ibu dengan gembira.
                 “Iya, ada,” jawab Nek Imok.




                                          6
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25