Page 30 - Cerita Darman dan Darmin
P. 30
“Iya, satu-satu. Sabar! Tangan aye cuma
dua,” ujar wanita separuh baya yang sedang sibuk
melayani pelanggan.
Ketika melihat ibu pemilik warung kerepotan,
Amini tanpa diperintah membantu ibu warung
mengantarkan makanan kepada para pembeli yang
terlihat tidak sabar.
Darmin juga tidak tinggal diam. Dia
memperhatikan seorang bapak sedang mencuci
piring-piring dan gelas-gelas kotor.
“Permisi, Pak!” sapa Darmin.
“Apa, Tong? Jangan ganggu! Gue lagi ribet,”
jawab pria tersebut. Tanpa minta persetujuan dari
bapak tersebut, Darmin membantu bapak pemilik
warung mencuci piring kotor.
“Makasih ya, Tong!” kata bapak pemilik warung
kepada Darmin.
“Eh, nama Tong siapa?”
“Darmin, Pak.”
23

