Page 25 - Cerita Darman dan Darmin
P. 25

Pak Salim  sangat  marah  mendengar  cerita

            Darman. Dia memutuskan pembatalan surat wasiat

            untuk  Darmin  dan  Amini  dan  memberikan  surat

            kuasa  atas  seluruh  harta  kekayaannya  kepada

            Darman.  Akhirnya,  Pak  Salim  mengutus  Darman

            memberikan  surat  pembatalan  tersebut  kepada

            Darmin dan Amini.

                 Darmin dan Amini sangat kecewa  mendengar

            kabar  dari    kakaknya.  Mereka  memutuskan

            untuk  pulang  ke  rumah  dan  menjelaskan  semua

            permasalahannya          kepada       ayahnya.      Dengan

            perasaan cemas, mereka bertiga langsung kembali

            ke Jakarta untuk  menemui Pak Salim.

                 Dengan perasaan berdebar-debar, Darmin dan

            Amini menemui ayahnya. Mereka mencium tangan

            ayahnya.

                 “Bagaiman kabar Babe? tanya Darmin.

                 Pak Salim  tidak  menjawab  sapaan  Darmin.

            Wajahnya terlihat masam.




                                          18
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30