Page 48 - Cerita Dalem Boncel
P. 48

bertanya jika tidak tahu ke arah mana lagi mereka harus
            menuju.

                Singkat  cerita,  ibu  bapak  Boncel  sampai  di

            Kadipaten  Caringin.  Keadaan  bapak  dan  ibu  Boncel

            sungguh  menyedihkan.  Mereka  datang  dengan  baju
            lusuh, berkeringat, dan dekil. Maklum, mereka berjalan

            jauh dari Desa Bungbulang berjalan kaki dengan bekal

            makanan seadanya. Kehidupan orang tua Boncel tidaklah

            berubah  semenjak  ditinggal  pergi Boncel.  Mereka
            masih miskin dan bapaknya tetap seorang buruh tani.

            Akhirnya,  sampailah  mereka  ke  Kadipaten  Caringin.

            Ketika sampai di batas kota yang menunjukkan bahwa

            tempat itu adalah Kadipaten Caringin, mereka bertanya
            kepada seorang penduduk untuk meyakinkan.

                “Punten, apa betul ini Kadipaten Caringin?” Bapak

            Boncel bertanya sopan.

                “Betul, Pak.”
                “Boleh  bertanya  lagi, Den?  Kalau  mau  berkunjung

            ke tempat tinggal Dalem Boncel ke arah mana ya?”

                “Oh, kediaman Dalem Boncel ada lima kilometer lagi

            dari sini, Pak. Bapak terus berjalan lurus saja sampai






                                                                       39
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53