Page 45 - Cerita Dalem Boncel
P. 45

“Ada apa, Pak, kok buru-buru begitu? Sebentar, ibu
            mau menaruh bawaan ini dulu.”

                “Sudahlah,  duduk  dulu  sini.  Ada  kabar  tentang  si

            Boncel.”

                “Apa? Boncel? Ada apa dengan Boncel?”
                Ibu  Boncel  terkejut  dan  buru-buru  menaruh

            bawaannya begitu saja di lantai.

                “Tadi ada seorang pedagang yang istirahat di gubuk

            sawah. Dia berasal dari Kadipaten Caringin.”
                “Siapa  pedagang  itu?  Apa  hubungannya  dengan

            Boncel?”

                “Tidak penting dia siapa. Dia memberitahukan bahwa

            di Kadipaten Caringin ada yang bernama Boncel.”
                “Euleuh si Boncel anak kita, tinggal di mana tadi?”

            ibu Boncel bertanya lagi penasaran.

                “Belum tahu apa itu si Boncel anak kita atau bukan.

            Dengarkan dulu atuh, Bu. Kalau bapak bicara, jangan
            dipotong-potong, ya.”

                “Iya, punten, Pak. Ibu kaget,” ibu Boncel meminta

            maaf.









            36
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50