Page 58 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 58

ingin mengajarkan kepada abangnya arti sebuah kerja
            keras dan bersungguh-sungguh dalam hidup. Mia ingin

            abangnya berubah menjadi rajin dan baik hati.

                 Suatu ketika Mia Bungsu mendapatkan buah anggur
            hutan  yang  bernama  serukam.  Ia  pun  membawanya

            pulang ke rumah. Mia Bungsu makan sendiri buah itu.

            Ia tidak membagi anggur hutan itu kepada Koling.

                  Ketika melihat anggur hutan itu, Koling meminta

            dengan paksa. Namun, Mia Bungsu tidak memberikan
            anggur hutan itu kepada Koling. Mia Bungsu memakan

            dan  menghabiskan  semua  anggur  hutan  hasil  kerja

            kerasnya mencari di hutan.
                 Koling memarahi Mia Bungsu. Tetapi, ia tidak ingin

            balas memarahi abangnya. Ia hanya menasihati Koling

            dengan tutur kata yang baik.

                 “Kalau  mau  buah,  Abang  cari  sendiri.  Kalau  mau

            makan, bekerja, bukan meminta-minta kepadaku,” kata
            Mia Bungsu dengan tegas kepada abangnya.

                 Ketika  mendengar  nasihat  adiknya,  emosi  Koling

            pun terbakar. Koling merasa adiknya telah merendahkan
            dirinya  sebagai  abang.  Ia  merasa  tersinggung.  Ia




                                          44
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63