Page 57 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 57

Kemarahan Nek Imok




                 Hari  berganti  malam.  Malam  pun  berganti  siang.

            Hubungan  Koling  dan  Mia  Bungsu  mulai  kurang
            harmonis. Semakin hari Koling semakin malas bekerja.

            Ia  hanya  tahu  marah-marah  jika  tidak  ada  makanan

            yang  bisa  disantapnya.  Koling  suka  menyalahkan  Mia

            Bungsu jika tidak ada makanan.
                 Sekali,  dua  kali,  tiga  kali,  dan  sampai  lima  kali

            Mia  Bungsu  masih  bersabar  dengan  perilaku  Koling.

            Ia masih bersedia bekerja keras untuk mencari makan

            demi dia dan abangnya. Namun, ketika melihat perilaku
            abangnya yang tidak berubah menjadi baik, Mia Bungsu

            pun mulai tidak menyukai sifat abangnya itu.

                 Sampai akhirnya, kesabaran Mia Bungsu pun habis.

            Ia  tidak  mau  lagi  menyiapkan  makanan  untuk  Koling
            abangnya.  Jika  mau  makan,  abangnya  harus  mencari

            sendiri. Ia harus bekerja. Mia Bungsu pun tidak peduli

            lagi  kalau  Koling  memarahinya.  Ia  ingin  abangnya

            berubah.  Untuk  itu,  setiap  mendapatkan  makanan,
            Mia Bungsu sudah tidak berbagi dengan abangnya. Ia



                                          43
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62