Page 50 - Berbendibendi di Bukittinggi
P. 50

persis  di  samping  Pak Kusir.  Ada  juga  uncang  yang
            terbuat dari kain tempat Pak Kusir meletakkan duit dari

            penumpang. Lalu, ada pengait untuk menggantungkan

            cemeti (cambuk).

                 Lalu,  yang  tidak  kalah  penting  adalah  wadah

            penampung  yang  terletak  di  bagian  bawah  kereta.

            Wadah  itu  supaya  kotoran  kuda  tidak  berserakan

            di  jalan  raya.  Wadah  itu  dibersihkan  secara  berkala
            agar  penumpang  tidak  mencium  aroma  yang  tidak

            mengenakkan.

                 Di bagian belakang kereta juga terdapat pintu kecil

            untuk keluar-masuk penumpang. Di bawah pintu itu, ada

            sadel sebagai jenjang untuk memudahkan penumpang

            naik dan turun.

                 Selanjutnya,  roda  bendi  terbuat  dari  kayu  yang

            juga harus kuat. Belakangan, agar tidak ribut di jalan

            raya, roda bendi dilapisi dengan karet-ban. Jadi, lembut
            deh bunyinya!

                 Setelah  keretanya  selesai  dihias,  kudanya  juga

            tidak lupa dipercantik. Badan kuda hingga ke lehernya

            dipasangkan tali kekang. Kepala kuda diberi jambul dari

            kain warna-warni. Kain itu bergerak ketika kepala kuda

            40
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55