Page 32 - Wisata Kuliner Bersama Nenek
P. 32

“Oh begitu, jadi sekarang sudah tidak marah

            lagi dengan Bobi?” tanya nenek dengan senyum.


                    “Sebenarnya, Anik tidak marah, Nek, pada

            Bobi, hanya kesal karena rawonnya dihabiskan. Anik

            ‘kan sayang adik, Nek, sama rasa sayangnya Anik ke

            ayah dan ibu.”

                    “Iya, Anik, cucu Nenek yang paling cantik,”


            jawab nenek.

                    Setelah    membeli    jajanan,  kami  pun

            melanjutkan  perjalanan  ke  pasar  dan  membeli

            bahan-bahan makanan rawon untuk dimasak nanti.


                    Sesampainya  di  pasar,  nenek  mengajakku  ke

            sebuah warung yang menjual banyak bumbu dapur

            dan hanya beberapa di antaranya yang aku tahu.

            Tentunya aku sangat penasaran dan nenek berjanji

            akan menjelaskannya di rumah nanti.




                    22                        Wisata Kuliner Bersama Nenek
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37