Page 30 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 30

tahu kalau persediaan beras sudah tidak ada lagi. Yang
            ia  tahu  ibunya  memasak  nasi  untuk  mereka  sebelum

            pergi ke ladang. Ia ingat pesan ibunya tadi pagi agar

            memakan nasi yang sudah dimasak.
                  “Anak-anak, Ibu akan ke ladang. Kalau kalian lapar

            ada nasi di meja makan. Makanlah,” kata ibunya.

                 Setelah beberapa jam ibunya meninggalkan mereka,

            Koling  merasa  lapar.  Ia pun  pergi ke dapur  mencari

            makanan  yang  telah  dimasak  ibunya.  Dilihatnya  di
            atas  meja  makan  terdapat  makanan.  Dengan  sangat

            rakusnya Koling memakan semua nasi tersisa yang ada

            di meja  makan.  Tanpa  disadari  bambu  yang  dijadikan
            alas untuk meletakkan nasi ikut termakan oleh Koling.

            Tiba-tiba  saja  Koling  berteriak  kencang.  Mulutnya

            berdarah. Ia meringis kesakitan.

                 “Aduh!  Sakit  sekali,”  terdengar  suara  Koling

            mengeluh kesakitan.
                 “Ada apa, Bang?” tanya Mia Bungsu.

                 “Bibirku berdarah. Sakit. Abang makan nasi, tetapi

            termakan juga alas nasinya,” jelas Koling kepada Mia
            Bungsu.




                                          16
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35