Page 11 - Mia Bungsu dan Nek Imok
P. 11

gaya dan cara saya sendiri. Sudah banyak yang berubah
            dan  ditambah-tambah.  Akan  tetapi,  kearifan  lokal

            dan  pengetahuan  lokal  masyarakat  Kalimantan  Barat

            sangat  nyata  dapat  dipahami  ketika  membaca  bagian
            demi bagian cerita Mia Bungsu dan Nek Imok ini.

                 Latar dan nama karakter dalam buku ini terinspirasi

            dari perjalanan penelitian lapangan di Selatan Kapuas,

            satu  kawasan  bagi  masyarakat  Dayak  Simpang,

            Semandang,  dan  Kualan.  Oleh  karena  itu,  terima
            kasih  kepada  sahabat  saya  Derensius,  tokoh  Dayak

            Semandang, yang menjerumuskan saya mengenal lebih

            banyak cerita rakyat di kawasan ini.
                 Penerbitan  buku  ini  sangat  bermanfaat  bagi

            gerakan  literasi  nasional  (GLN)  dan  literasi  kampung

            di  pedalaman  Kalimantan  Barat.  Buku  ini  besar

            manfaatnya  dalam  membangun  kesadaran  bahwa

            tradisi lisan harus segera diselamatkan dengan tradisi
            tulis. Oleh karena itu, hadirnya buku ini dapat menjadi

            motivasi bagi masyarakat kampung yang kaya dengan

            khazanah  keberlisanan  untuk  segera  mengubahnya
            menjadi keberaksaraan.




                                          ix
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16