Page 23 - Wisata Kuliner Bersama Nenek
P. 23

“Sudah Anik, kamu tidak boleh seperti itu. Cucu

            Nenek sudah kelas 3 SD, jangan marah hanya karena

            masalah seperti tadi,” ucap nenek dengan lembutnya.


                    “Anik  kesal, Nek.  Bobi  seenaknya  sendiri

            menghabiskan  rawon  Anik,” kata  Anik  dengan  wajah

            kesalnya.


                    “Anik sayang, Bobi itu masih kecil. Dia masih suka

            iseng. Sebagai kakak yang baik, Anik seharusnya tidak

            marah dengan Bobi, justru sebaliknya,” jelas nenek.

                    “Iya, Nek.” jawab Anik.


                    “Nah, itu baru namanya cucu Nenek,” kata nenek

            dengan tersenyum.


                    “Karena  Anik sudah  menjadi  kakak yang  baik,

            bagaimana  kalau  besok  kita  buat  rawon  bersama?

            Nenek akan mengajak kamu keliling pasar,” pinta nenek

            kepadaku.






 Wisata Kuliner Bersama Nenek  Wisata Kuliner Bersama Nenek             13
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28