Page 17 - Wisata Kuliner Bersama Nenek
P. 17

“Anik, ayo masuk ke dalam, Nak!” pinta ayah.

                    “Baik, Yah!”


                    Ketika    masuk     ruangan,      nenek     langsung

            mengajakku  untuk  sarapan.  Dihidangkannya  kuah

            hitam  di atas  meja  yang  belum  pernah  aku lihat.

            Nenek pun tidak pernah memberikan itu sebelumnya.

                    “Apa ini, Nek?” tanyaku dengan wajah penasaran.


                    “Ini rawon, Nik, makanan kesukaan ayah kamu
            waktu  kecil,” jawab  nenek  sambil  tersenyum  dan


            menunjukkan giginya yang hampir ompong.

                    “Sampai sekarang pun saya masih suka kok, Bu,

            hanya  saja  di  Jakarta  sudah  jarang  makan  rawon,

            seringnya, ya ayam goreng,” sela ayah sambil tertawa.

                    “Sudah, sudah! Ayo, kita mulai saja sarapan pagi

            ini,  pasti  kalian  lapar  dari  tadi,  sedikit  pun  makanan

            belum masuk ke perut kalian,” perintah kakek kepada

            kami semua.






 Wisata Kuliner Bersama Nenek  Wisata Kuliner Bersama Nenek              7
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22