Page 65 - Ketut Bagus
P. 65
55
Setelah mandi dan makan, Mama, I Ketut Bagus, dan Bagas
duduk-duduk di teras rumah. Mama mulai bercerita, I Ketut Bagus
mendengarkan dengan penuh perhatian.
"Dahulu engkau dilahirkan tidak sendiri I Ketut Bagus, tetapi
kembar. I Ketut Bagus dan I Ketut Bagas, namanya mirip dengan
Bagas, hanya kurang I Ketut. Dua belas tahun yang lalu. Di satu
malam musibah telah terjadi. Papa belum pulang dari kantor. Mama
beserta mbok Mang dan kalian berdua telah tertidur lelap, saat itu
kalian baru berumur tiga bulan. Tiga orang perampok memasuki
rumah kita."
"Mama dan mbok Mang tidak bisa berbuat apa-apa sebab kaki
dan tangan diikat dan mulut ditutup dengan kain. Para perampok
mengambil harta-harta kita yang berharga. Di saat yang kritis
papamu pulang dari kantor. Melihat dari luar rumah ada gelagat
kurang baik, ia langsung mencari telepon umum untuk
menghubungi polisi."
"Beberapa saat polisi segera datang untuk meringkus para
perampok. Namun, sayang seorang perampok berhasil mengambil I
Ketut Bagas yang sedang tidur nyenyak bersama I Ketut Bagus di
boksnya. Perampok berhasil membawa lari I Ketut Bagas."
"Polisi tidak berani menangkap atau menembak perampok
tersebut, khawatir akan keselamatan I Ketut Bagas. Perampok pun
berhasil melarikan diri lewat jendela kemudian hilang bersama I
Ketut Bagas tak tentu rimbanya."

